<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="370">
<titleInfo>
<title>analisa teknis sistem propulsi kort nozzle pada kapal perikanan</title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Urip Prayogi</namePart>
<role><roleTerm type="text">Contributor</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Arif Winarno</namePart>
<role><roleTerm type="text">Contributor</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Rizky Tony Lesmana</namePart>
<role><roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
<genre authority="marcgt">bibliography</genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text">Surabaya</placeTerm></place>
<publisher>Fakultas Teknik dan Ilmu Kelautan, Universitas Hang Tuah</publisher>
<dateIssued>2014</dateIssued>
<issuance>monographic</issuance>
<edition></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code">id</languageTerm>
<languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
</language>
<physicalDescription>
<form authority="gmd">Text</form>
<extent>xiv, 69 p. : ill. ; 29 cm.</extent>
</physicalDescription>
<note>Propulsi kapal nelayan tradisional di daerah Brondong Lamongan, umumnya menggunakan tiga propeller dengan sistem (konvensional) dari mesin induk dihubungkan langsung ke gear box menuju ke propeller melalui poros, sistem ditengarai banyak kekurangan terutama dalam segi thrust (gaya dorong). Hal ini dapat ditanggulangi dengan memasang selubung pada propeller yang disebut kortz nozzle (KN). Penggunaan KN diharapkan dapat meningkatkan thrust propeller karena tabung yang terletak melingkar di luar daun propeller dapat memusatkan aliran fluida yang masuk ke propeller, sehingga air yang keluar dari propeller mempunyai tekanan yang lebih besar sehingga efisiensinya akan lebih tinggi. Penelitian dilakukan dengan membuat 2 macam model yaitu kapal dengan sistem propulsi dengan menggunakan KN dan kapal tidak menggunakan KN dengan dimensi yang sama dengan menggunakan software ansys CFD. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dengan penambahan KN dapat meningkatkan besarnya thrust (gaya dorong) sebesar 100N untuk kapal yang menggunakan KN. Kapal yang menggunakan KN menghasilkan kecepatan sebesar 2,542 m/s dibanding tanpa KN dengan kecepatan sebesar 2,532 m/s, sehingga didapatkan presentase sekitar 0,39% untuk kapal nelayan menggunakan KN.</note>
<subject authority=""><topic>Ansys CFD</topic></subject>
<subject authority=""><topic>Aliran fluida</topic></subject>
<subject authority=""><topic>Thrust</topic></subject>
<classification>NONE</classification><identifier type="isbn"></identifier><location>
<physicalLocation>Perpustakaan Fakultas Teknik dan Ilmu Kelautan Lantai 2 - Gedung Fakultas Teknik dan Ilmu Kelautan, Jalan Arief Rachman Hakim No. 150, Sukolilo, Surabaya</physicalLocation>
<shelfLocator>622.14.09 Riz a</shelfLocator>
<holdingSimple>
<copyInformation>
<numerationAndChronology type="1">S0201742014</numerationAndChronology>
<sublocation>Perpustakaan Fakultas Teknik dan Ilmu Kelautan-UHT</sublocation>
<shelfLocator>622.14.09 Riz a</shelfLocator>
</copyInformation>
</holdingSimple>
</location>
<recordInfo>
<recordIdentifier>370</recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf">2014-12-18 12:58:42</recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-04-24 11:01:34</recordChangeDate>
<recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>